1. Operator Logika
Operator logika juga digunakan untuk memberikan nilai atau kondisi true dan false. Biasanya operator logika dipakai untuk membandingkan dua kondisi.
Operator Keterangan
&& -->Operator LogikaAND
|| -->Operator LogikaOR
! -->Operator LogikaNOT
a. Operator Logika AND
•Digunakan untuk menghubungkan dua atau lebih ekspresi relasi. akan dianggap BENAR bila semua ekspresi relasi yang dihubungkan bernilai BENAR.
contoh:
#include<conio.h>
#include<iostream.h>
void main()
{
float a,b,c,d,e,f,g,h;
cout<<"masukkannilaiA=";cin>>a;
cout<<"masukkannilaiB=";cin>>b;
cout<<"masukkannilaiC=";cin>>c;
//proses
d=a+4<10;
e=b>a+5;
f=c-3>=4;
g=d&&e&&f;
cout<<endl<<endl;
cout<<"Program EkspresiAND"<<endl<<endl;
cout<<"Hasildarid=a+4<10 adalah="<<d<<endl;
cout<<"Hasildarie=b>a+5 adalah="<<e<<endl;
cout<<"Hasildarif=c-3>=4 adalah="<<f;
cout<<endl<<endl;
cout<<"Hasildarig=d&&e&&fadalah="<<g;
cout<<endl;
getch();
}
2. Operator Logika OR
•Digunakan untuk menghubungkan 2 atau lebih ekspresi relasi.
•Akan dianggap BENAR apabila salah satu ekspresi relasi yang dihubungkan bernilai benar.
•Dan akan dianggap SALAH bila semua ekspresi relasi yang dihubungkan bernilai SALAH
contoh program:
//Penggunaan Operasi logika OR
#include<conio.h>
#include<iostream.h>
void main()
{
float a,b,c,d,e,f,g,h;
cout<<"Masukkan nilai A=";
cin>>a;
cout<<"Masukkan nilai B=";
cin>>b;
cout<<"Masukkan nilai C=";
cin>>c;
d=a+4<10;
e=b>a+5;
f=c-3>4;
g=d||e||f;
cout<<endl<<endl;
cout<<"Program EkspresiOR"<<endl<<endl;
cout<<"Hasil dari d=a+4<10 adalah="<<d<<endl;
cout<<"Hasil dari e=b>a+5 adalah="<<e<<endl;
cout<<"Hasil dari f=c-3>=4 adalah="<<f;
cout<<endl<<endl;
cout<<"Hasil dari g=d||e||f adalah="<<g;
cout<<endl;
getch();
}
3. Operator Logika NOT
•Akan memberikan nilai kebalikan dari ekspresi yg disebutkan.
•Jika nilai yang disebutkan BENAR maka akan menghasilkan nilai SALAH. Begitu juga sebaliknya.
contoh:
//penggunaan operasi logika NOT
#include<conio.h>
#include<iostream.h>
void main()
{
int a,b,c;
cout<<"masukkannilaiA=";
cin>>a;
//prosesb=(a+4<10);
c=!(b);
cout<<endl;
cout<<"NilaiA="<<a<<endl;
cout<<"NilaiB=(a+4<10)="<<b<<endl;
cout<<"NilaiC=!(b)="<<c;
getch();
}
4. Operator Kondisional ( ? )
•Format penulisan operator kondisional adalah:
•kondisi ? hasil 1 : hasil 2
•Jika kondisi benar maka yang dijalankan adalah hasil 1 dan jika kondisi salah, maka akan dijalankan hasil 2.
Contoh:
//penggunaan operasi logika NOT
#include<conio.h>
#include<iostream.h>
void main()
{
int a,b,c,d;
cout<<"masukkan nilai A=";
cin>>a;
cout<<"masukkannilaiB=";
cin>>b;
//prosesc= a==5?4 : 3;
d= b>3?1:2;
cout<<endl;
cout<<"NilaiA="<<a<<endl;
cout<<"NilaiB="<<b<<endl;
cout<<"Nilaic= a==5?4:3 adalah"<<c<<endl;
cout<<"Nilad=b>3?1:2 adalah"<<d;
getch();
}
SELAMAT MENCOBA
0 komentar:
Posting Komentar